Cara Pasang Ssd M2 Di Laptop – Belakangan ini tren upgrade hard disk drive (HDD) ke SSD sudah mulai masuk, meski tidak semua pengguna laptop atau komputer terlibat di dalamnya. Bagi pengguna laptop, opsi upgrade HDD ke SSD menjadi solusi ketika ingin meningkatkan performa laptop yang spesifikasinya mulai berubah-ubah tergantung perkembangan sistem operasi dan aplikasi Windows yang dibutuhkan. Dan untuk laptop yang dirilis beberapa tahun terakhir, beberapa laptop dilengkapi dengan SSD, bukan HDD. Dan tentunya ada laptop dengan spesifikasi dan harga menengah hingga tinggi yang dilengkapi dengan slot SSD khusus. Laptop jenis ini biasanya mendukung SSD M.2.
Nah kali ini saya ingin berbagi di blog ini tentang pengalaman upgrade laptop yang saya gunakan dengan menambahkan M.2 XPG Adata SX6000 Lite 128GB SSD. Ini adalah laptop Acer E5-476G. Notebook ini sudah memiliki slot SSD khusus. Jadi kita bisa memasang SSD tanpa perlu repot memiliki HDD bawaan. Disini saya mulai dari spesifikasinya akan membahas cara instalasi SSD, detail proses sistem hingga membandingkan performa laptop hanya dengan menggunakan HDD dan memasukkan SSD.
Cara Pasang Ssd M2 Di Laptop
Sebagai catatan, kecepatan baca dan tulis SSD Adata SX6000 di atas merupakan kecepatan maksimal. Seberapa baik spesifikasi tersebut dapat diimplementasikan juga dipengaruhi oleh spesifikasi dan kondisi laptop yang terpasang SSD.
Mengenal Hdd, Ssd, Nvme, Dan M.2 Yang Ada Di Komputer Masa Sekarang
Laptop Acer E5-476G ini mempunyai kemampuan utama sesuai informasi pada tabel diatas. Kekurangan RAM elektronik adalah 4 GB DDR4 dan SSD tidak termasuk dalam pengiriman. Jadi majalah ini kami hadirkan hanya dengan slot SSD M.2 yang kosong. Sebelumnya saya upgrade RAM menjadi 8GB DDR4. Kali ini saya ingin mengisi slot SSD yang kosong dengan memasukkan SSD Adata XPG SX6000 Lite yang berkapasitas 128 GB.
Dapat dikatakan bahwa menginstal Adata XPG SX6000 Lite SSD di notebook Acer E5-476g sangatlah mudah. Ini berbeda dengan kebanyakan seri laptop Acer yang pernah saya temui, terutama seri terbarunya. Laptop harus dibongkar seluruhnya untuk mengakses slot HDD atau RAM. Selain itu, motor laptop terpasang pada penutup atas. Namun jajaran petinju Acer ini, seperti pendahulunya E5-475G, memiliki keunggulan. Melalui pintu ini kita sampai pada elemen laptop yang bisa diupgrade yaitu HDD, SSD M.2 dan RAM.
Jadi memasukkan SSD Adata SX6000 Letter M.2 cukup sederhana. Seperti memasukkan RAM. Hanya saja kita memerlukan sekrup untuk mengunci SSD ini. Kita perlu menyiapkan bekicot yang sesuai dengan ukuran kita. Paket pembelian belum termasuk sekrup.
Langkah selanjutnya adalah memeriksa mode booting yang berjalan di laptop. Untuk memeriksa Store Mode, kita masuk ke pengaturan BIOS. Untuk laptop Acer E5-476G kami menggunakan tombol F2. Masuk ke menu BIOS, pilih Boot Mode, lalu atur Boot Mode ke UEFI atau Legacy. Dan untuk laptop Acer ini, mode boot UEFI. Dia melukis Kita perlu mengonfirmasi hal ini nanti saat menentukan partisi untuk SSD.
Mobo Jadul Pengen Pakai Storage Ssd Nvme? Ini Solusinya!!
Kemudian kita harus keluar dari BIOS dan menyalakan laptop untuk memeriksa apakah sistem mengenali SSD. Sistem operasi yang berjalan pada laptop Acer ini adalah Windows 10. Untuk memeriksa SSD, Anda perlu masuk ke Disk Management. Partisi SSD tidak terdeteksi sebagai partisi HDD. Sebab, negara tersebut masih belum memiliki nama.
Akses ke manajemen disk itu sederhana. Cukup klik tombol Windows/Search lalu ketik “Manajemen Disk” tanpa komentar apa pun. Tekan enter. Kemudian akan muncul jendela Manajemen Dunia. Ketika muncul jendela insert SSD, maka akan ada pilihan apakah akan membuat partisi SSD sebagai MBR atau GPT. Pilih sesuai dengan mode boot laptop kita yang dikontrol di pengaturan Bios. Tipe Boot Mode laptop Acer E5-476g adalah UEFI, jadi saya memilih tipe partisi GPT, bukan MBR.
Penting untuk menentukan jenis partisi. Jika kami membuat pilihan yang salah, kami akan berhenti ketika kami ingin melanjutkan ke Windows secara detail. Biar gak ganggu, cek dulu type control mode di setting BIOS. Setelah memilih mode boot, SSD siap memuat sistem operasi baru dengan instalasi Windows atau Windows XP. Jadi saya memilih jendela yang indah.
Akhiri pencarian file dengan cara menduplikasi/menyalin isi penyimpanan (harddisk/SSD) ke penyimpanan lain. Namun ini lebih dari sekadar imajinasi indah untuk ditiru dan diteruskan. Melalui sistem operasi yang rumit, kami menggandakan penyimpanan asli ke lokasi tujuan. Cloning biasanya digunakan untuk memigrasikan isi harddisk (HDD) ke HDD/SSD lain ketika kita ingin mengganti HDD/SSD tanpa perlu menginstal Windows dan aplikasi lainnya.
Tips Sebelum Upgrade Ssd Laptop
Kali ini kami juga menguji notebook Acer E5-476G HDD untuk Adata XPG SX6000 Letter SSD. Namun karena kapasitas SSDnya hanya 128 GB, sedangkan HDD laptopnya 1 TB, maka saya akan segera menutup sistem operasinya. Selain itu, saya masih menggunakan HDD di laptop saya, karena laptop ini sudah menyediakan 1 slot khusus untuk SSD M.2.
Ada banyak aplikasi Windows yang bisa digunakan untuk mengkloning Windows. Ada EaseUs todo Backup, Mini Tool Partition Wizard, Mac Mirror, dll. Kali ini saya mencoba menggunakan EaseUs Todo Back 12.0 versi trial. Langkah-langkah mengkloning menggunakan aplikasi ini cukup sederhana.
4. Akan muncul beberapa partisi milik HDD dan SSD, klik untuk menargetkan partisi, khususnya SSD
10. Tekan F10, pilih Ya. Notebook akan dikonversi dan akan mulai dengan sistem operasi pada SSD. lengkap
Amazon.com: Transcend 128 Gb Sata Iii Mts600 60 Mm M.2 Ssd (ts128gmts600)
Banyak perbincangan mengenai peningkatan performa laptop setelah melakukan upgrade spek dengan menambahkan SSD. Namun saya mencoba membahas keduanya di sini. Tentu saja dari pengalaman saya pernah menggunakan laptop sebelum dan sesudah memasang SSD. Namun alasan yang akan saya bahas tidak akan akurat dan komprehensif. Saya akan membahas beberapa aspek yang berperan penting dalam menggunakan laptop berdasarkan preferensi dan kebutuhan saya. Aspek-aspek ini meliputi kecepatan baca dan tulis, startup Windows, pemuatan aplikasi, dan rendering video
Salah satu aspek yang harus diperhatikan saat membaca spesifikasi SSD adalah aspek baca dan tulis file SSD. Untuk mengetahui kemampuan drive SSD, uji kecepatan baca dan tulis. Untuk pengujian disini saya menggunakan aplikasi bernama CrystalDisk Mark 7 untuk menguji SSD. Hasil tesnya adalah sebagai berikut. Gambar utamanya adalah kinerja HDD. Sedangkan gambar menunjukkan performa SSD paling rendah.
Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja baca dan tulis SSD sudah sesuai dengan spesifikasinya. Meski tidak mencapai skor tertinggi, namun selisih skor maksimal tersebut bisa dikatakan wajar. Dan dibandingkan dengan kinerja HDD, kecepatan baca dan tulis SSD jauh lebih tinggi.
Kodek dengan SSD? Wah, booting Windowsnya cepat. Nah, kecepatan booting ini pertama kalinya kami merasakan peningkatan performa laptop dengan mengubah partisi OS dari HDD ke SSD. Saat saya uji, perbedaan kecepatan booting Windows dengan HDD dan SSD sebenarnya hanya dalam hitungan detik. Tapi detik-detik ini juga sangat berarti bagiku. Jika Anda harus menunggu setengah menit untuk melakukan booting, Anda bisa mendapatkan waktu booting yang lebih cepat sekitar 10 detik. Selain itu, Windows 10 Pro membutuhkan waktu +/- 19 detik untuk booting di laptop Acer ini setelah dihitung.
Cara Upgrade Hard Drive Ke Ssd
Tugas utama saya yang sangat membutuhkan performa terbaik di laptop Acer ini adalah mengedit video. Saya menggunakan Wondershare Filmora untuk mengolah videonya. Oleh karena itulah saya membandingkan kecepatan laptop saya saat membuka aplikasi Filmora saat masih menggunakan HDD dan setelah upgrade ke SSD. Loading aplikasi terputus-putus adalah load saat aplikasi pertama kali dibuka setelah laptop dihidupkan. Data diperoleh dengan laptop masih menggunakan HDD, aplikasi Filmora membutuhkan waktu +/- 49 detik untuk load. Sedangkan jika laptop menggunakan Adata XPG SX6000 Lite SSD, waktu load aplikasi Filmora +/- 41 detik.
Selain kecepatan membuka aplikasi, saya juga mempertimbangkan kecepatan loading sistem. Contohnya adalah kecepatan memuat jendela Manajemen Komputer. Ada perbedaan mencolok dalam kecepatan memuat jendela Manajemen Komputer antara HDD dan SSD. Windows 10 yang berjalan di hard drive membutuhkan lebih dari setengah menit untuk memuat jendela Manajemen Komputer. Dengan SSD, waktu tercepat, jendela Manajemen Komputer terbuka dalam waktu kurang dari 5 detik.
Anda perlu mengedit videonya, dan tentu saja Anda harus mengikuti videonya juga. Jadi video tersebut adalah beban terbesar yang pernah saya masukkan ke laptop ini. Disini saya juga akan membandingkan kecepatan rendering saat masih menggunakan HDD dan setelah beralih ke SSD. Apakah upgrade SSD akan berdampak signifikan terhadap performa rendering video laptop ini?
Berdasarkan rangkuman ini, kinerja SSD lebih baik saat melakukan operasi seperti membaca dan menulis file serta mengambil data. Kemudian, performanya meningkat saat menjalankan aplikasi seperti editing video. Hal ini terbukti dari fakta bahwa pemutarannya lancar. Sedangkan untuk performa rendering video atau disebut Video Ekspor di Wondershare Filmora, perbedaan performanya tidak signifikan baik untuk HDD maupun SSD.
Upgrade Thinkpad X240, Apa Saja Dan Caranya
Demikian informasi yang dapat saya tulis di blog ..com ini tentang upgrade SSD di laptop Acer E5-476G. Kalau ada yang punya pengalaman serupa, silakan share di sini. Apabila anda mempunyai masukan, pertanyaan, koreksi maupun penilaian, silakan tuliskan juga di sini pada kolom komentar yang sesuai. Saya harap artikel ini bermanfaat. Terima kasih sudah mampir di blog imagernmatir.com Setiap komponen laptop pastinya selalu diupdate atau diupgrade, salah satunya adalah upgrade SSD laptop. Hal ini dilakukan agar laptop dapat bekerja dengan baik dan mampu memenuhi tuntutan yang terus meningkat.
Dengan mengupgrade laptop ke SSD, Anda akan mendapatkan banyak perubahan berupa peningkatan performa, penyimpanan data lebih aman, penggunaan lebih mudah dan masih banyak lagi.
Namun ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum proses upgrade SSD Anda. pertimbangkan dan persiapkan
Ssd m2 untuk laptop, cara pasang ssd di laptop, ssd m2 nvme laptop, ssd m2 256gb laptop, ssd m2 laptop, pasang ssd m2 di laptop, ssd m2 1tb laptop, cara memasang ssd m2 di pc, cara memasang ssd m2 di laptop, pasang ssd m2 di laptop lama, harga ssd m2 laptop, slot ssd m2 di laptop