Membuat Hardisk Internal Laptop Menjadi Eksternal

Membuat Hardisk Internal Laptop Menjadi Eksternal – Pada artikel kali ini saya ingin berbagi cerita tentang pengalaman memasang dua drive sekaligus yaitu SSD dan HDD di sebuah laptop. Jadi, dengan tujuan meningkatkan performa laptop, saya hanya ingin mengupgrade RAM saja. Namun, setelah Anda menemukan beberapa informasi mengenai upgrade performa laptop, ada tiga opsi yang bisa Anda lakukan yaitu mengupgrade RAM, mengganti SSD, atau melakukan keduanya. Lalu saya putuskan untuk mengganti harddisk dengan SSD. Bagaimana dengan harddisknya? Apa itu SSD?

SSD adalah singkatan dari solid state drive. SSD memiliki fungsi yang sama dengan hard disk (HDD). Namun, SSD menggunakan sirkuit terintegrasi untuk menyimpan data. Jangan gunakan disk seperti HDD lagi. Dimensi SSD didesain sama dengan dimensi HDD laptop. Jadi, kita bisa mengganti hardisk laptop dengan SSD sama seperti mengganti harddisk dengan HDD.

Membuat Hardisk Internal Laptop Menjadi Eksternal

Apakah ini satu-satunya yang membedakan SSD dari HDD? tentu saja tidak. Drive SSD memiliki beberapa keunggulan. Berikut kelebihan SSD vs HDD.

Hardisk Adalah Perangkat Keras Penyimpan Data, Pahami Fungsi, Jenis Jenis, Dan Cara Kerjanya

Karena harga drive SSD mahal, saya hanya membeli satu yang berkapasitas 120 GB. Jadi saya masih membutuhkan harddisk sebagai tempat menyimpan data. Setelah memutuskan untuk menggunakan SSD dibandingkan HDD, saya juga mempunyai 2 pilihan, yaitu:

Laptop berbeda dari komputer pribadi karena dapat dilengkapi dengan lebih dari satu hard drive. Jadi untuk memasang SSD dan HDD di laptop ada yang harus dikorbankan yaitu DVD ROM. DVD ROM sama dengan HDD, dihubungkan ke mainboard melalui port SATA. Jadi harddisk bisa dipasang di port SATA yang ada di slot DVD ROM. Alat yang digunakan untuk memasang harddisk pada slot DVD ROM disebut caddy. Bentuknya mungkin sama dengan DVD ROM.

Caddy merupakan wadah yang digunakan sebagai konverter untuk memasang harddisk laptop ke dalam slot DVD ROM. Caddy dirancang seperti DVD ROM. Baik bentuk maupun posisi lubang sekrup untuk pemasangan kunci serta penampang tutup ujung luar. Caddies biasanya memiliki 2 ukuran deck yaitu 9.5mm dan 12.5mm. Ukuran ini mengikuti ketebalan DVD ROM laptop. Jadi, sebelum membeli caddy, periksa dulu ketebalan DVD ROM laptopnya. Agar caddy yang anda beli bisa dipasang di laptop anda.

Dengan cara ini, SSD dipasang pada slot utama HDD dan berfungsi sebagai tempat instalasi sistem operasi. Sedangkan harddisk dipasang pada slot DVD ROM. Dapat digunakan sebagai tempat menginstal sistem operasi kedua dan menyimpan data, atau hanya sebagai tempat menyimpan data.

Cara Pilih Drive Eksternal Ideal, Tak Usah Keluar Duit Banyak

Laptop yang dilengkapi SSD dan HDD adalah Asus X454Y. Satu-satunya yang dapat diakses dari bawah adalah slot RAM. Jadi Anda harus membongkar casing atas untuk mengakses slot HDD dan DVD ROM.

Pada titik ini laptop beralih dari HDD ke SSD. Langkah selanjutnya adalah memasang harddisk laptop. Karena SSD dipasang di slot HDD, maka HDD harus dipasang di lokasi yang berbeda. Bagian laptop yang bisa dipasang HDD adalah slot DVD Rom. Karena sama dengan slot HDD, slot ini juga menggunakan port SATA. Kami memasang hard disk di laptop dengan Caddy.

Hingga hard disk dengan kompartemen penyimpanan dipasang di slot DVD ROM, SSD dan hard drive akan dikenali saat laptop dihidupkan. SSDnya masih kosong. Sistem operasi Windows dijalankan dari hard drive.

Setelah SSD dan HDD terpasang sempurna di laptop, maka ada 2 skenario sistem operasi (OS) yang bisa dipilih, yaitu menggunakan 2 OS dalam satu laptop atau hanya menggunakan satu OS saja. Di bawah ini adalah beberapa ulasan saya setelah mencoba kedua skenario tersebut.

Promo Western Digital Wd New My Passport 4tb Harddisk Eksternal Usb 3.2 Black Free Pouch Diskon 16% Di Seller Wd Official Store

Laptop berfungsi normal. Anda dapat memilih sistem operasi yang ingin Anda gunakan saat boot. Booting mulus. Tidak bisa tidur dalam mode tidur. Saat laptop memasuki mode sleep atau hibernate, matikan paksa laptop. Hardisk mengeluarkan bunyi seperti laptop mati tiba-tiba.

Dalam skenario ini, hard disk berfungsi penuh sebagai penyimpanan. Sistem operasi berjalan pada SSD. Laptop mengetahui kapan dihidupkan dan digunakan. Mode sleep dan hibernasi tidak bisa (shutdown paksa). Namun entah karena pengaturan yang salah atau apa, laptop gagal restart. Saat restart, matikan paksa laptop.

Karena kendala tersebut, saya kemudian mencari solusinya. Ternyata banyak pengguna yang mengalami masalah ini selama beberapa tahun. Saya akhirnya menemukan solusi. Beberapa artikel internet dan video YouTube menyatakan bahwa masalah matinya laptop dapat diatasi dengan mengutak-atik tombol-tombol yang ada pada case.

Untuk mengatasi masalah power off saat reboot, sleep atau hibernasi adalah dengan memindahkan caddy switch. Saklarnya mempunyai 3 posisi, kiri, tengah dan kanan. Nah, beberapa pengguna mengatakan bahwa saklar harus berada pada posisi yang tepat agar tidak terjadi masalah mematikan. Namun, beberapa pengguna berhasil mengatasi masalah ini dengan memindahkan tombol ke tengah.

Cara Memperbaiki Hardisk Yang Tidak Terbaca

Gagal. Hehe… Cara ini tidak berhasil di laptop Asus X454Y yang saya gunakan. Apa pada akhirnya? Saya akhirnya melepas harddisk, lalu memasang kembali DVD ROM pada tempatnya. Saya hanya menggunakan SSD. Sementara itu, saya memasang HDD di wadah HDD dan berfungsi sebagai HDD eksternal.

Untuk saat ini saya hanya akan menggunakan SSD di laptop. Mematikan daya tidak baik untuk kesehatan HDD, sehingga memperpendek umur HDD. Jadi ya, di laptop saya saya menyediakan partisi kecil sebagai tempat menyimpan data-data yang saya gunakan saat ini. Sisanya saya simpan di HDD yang sudah menjadi HDD eksternal.

Sebagai catatan, kejadian diatas merupakan masalah yang terjadi pada laptop saya. Dan berdasarkan berbagai artikel, video dan komentar artikel serta menonton video tersebut, banyak sekali pengguna SSD+HDD yang sukses.

Nah itulah sedikit pengalaman yang saya peroleh saat memasang SSD dan HDD di laptop. Meski pada akhirnya HDD harus merelakan dan tinggal di casing HDD eksternal. Silahkan jika anda mempunyai jawaban, informasi atau pertanyaan, tuliskan di kolom komentar. Terimakasih telah berkunjung. Semoga bermanfaat, Jakarta Penting untuk mengetahui harga Hardisk eksternal, karena hardisk eksternal akan sangat berguna bagi Anda pengguna laptop yang memiliki penyimpanan internal harddisk yang sedikit. Harddisk eksternal sudah menjadi pilihan banyak orang sebagai tempat menyimpan data, terutama file atau data berukuran besar.

Kelebihan Dan Kekurangan Hardisk Internal Dan Eksternal

Ada banyak pilihan harddisk eksternal yang tersedia, seperti Western Digital (WD), Seagate, Transcend, Samsung dan lain-lain. Harganya kini semakin terjangkau, tergantung kapasitas yang ditawarkan.

Selain dokumen, pengguna biasanya menggunakan hard drive eksternal untuk menyimpan lagu, video, foto berkualitas tinggi, dan data dalam format lain. Bahkan bisa digunakan sebagai sarana membackup data selain untuk menyimpan data di komputer. Mengenai harga hardisk eksternal, tergantung dari kapasitas yang digunakan. Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal pula harganya.

Untuk lebih jelasnya, berikut daftar harga harddisk eksternal laptop terbaik tahun 2021 beserta kemampuannya, dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (25/8/2021).

WD My Passport Ultra merupakan salah satu harddisk eksternal terbaik, salah satu fitur utamanya adalah backup otomatis. Anda dapat melindungi file penting dan melakukan pencadangan otomatis secara rutin. Penyimpanan data ini menggunakan sistem cloud lokal dengan aplikasi WD SmartWare Pro. Dari segi tampilan, harddisk ini memiliki desain yang stylish dengan cover berbahan metal. Terlihat elegan dan premium. Apalagi produk ini juga kompatibel dengan USB-C dan USB 3. Selain itu, harddisk WD My Passport Ultra tersedia dalam 3 kapasitas yaitu 1 TB, 2 TB, dan 4 TB. Di pasaran, harga harddisk eksternal ini berkisar Rp 800.000 hingga Rp 1,6 jutaan.

Rekomendasi External Memory Terbaik Untuk Iphone (terbaru Tahun 2023)

Lalu ada Seagate Backup Plus Slim. Harddisk ini memiliki ukuran yang ramping dan menjadi salah satu kelebihan yang patut Anda pertimbangkan. Kemudian drive yang dimiliki Seagate Backup Plus Slim ini ada dalam 2 bagian yaitu harddisk dan kabel USB 3.0. Dari segi performa dan ketersediaan kapasitas, harddisk ini menawarkan kecepatan transfer 120MB/s dan kapasitas penyimpanan hingga 2TB.

Ada 3 fitur utama yang dimiliki produk ini yaitu proteksi, share dan simpan. Untuk fitur perlindungan, Anda dapat melindungi data lokal dan menjadwalkan pencadangan secara real-time. Fitur berbagi kemudian memungkinkan file diunggah ke berbagai situs media sosial. Sedangkan fitur simpan berfungsi untuk membackup foto di akun Facebook atau Flickr ke drive. Drive ini juga dilengkapi dengan akun Bakcup online yang menawarkan penyimpanan gratis sebesar 4GB. Harga harddisk eksternal ini adalah Rp 900.000 untuk Seagate Backup Plus Slim berkapasitas 1TB.

Transcend Storejet 25M3 merupakan harddisk eksternal yang terkenal tangguh dan tidak mudah rusak. Karena untuk desainnya sendiri sudah dilengkapi dengan sistem pelindung anti guncangan karet tiga tahap yang berfungsi melindungi harddisk ini dari benturan. Sedangkan untuk fiturnya sendiri, harddisk ini dilengkapi dengan SuperSpeed ​​yang kecepatan transfernya mencapai 5GB/s. Belum lagi didukung antarmuka USB 3.1 Gen 1.

Transcend Storejet 25M3 juga memiliki fitur lain seperti tombol cadangan sentuh otomatis, tahan guncangan, dan mode tidur hemat daya. Terdapat beberapa pilihan kapasitas yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, yaitu 500 GB, 1 TB, dan 2 TB. Harga Hardisk eksternal ini mulai dari Rp 750.000 hingga Rp 1 jutaan.

Teknik Informatika Unpas

Lalu ada Toshiba Canvio Basic yang juga merupakan salah satu harddisk eksternal terbaik. Dari segi desain, harddisk ini didesain dengan dimensi kompak sehingga nyaman untuk dibawa kemana saja. Soal kapasitas penyimpanan, Toshiba Canvio Basic dibekali kapasitas 1 TB, 2 TB, dan 3 TB. Sangat cocok untuk membackup file dalam jumlah besar.

Selain itu Canvio Basic memiliki teknologi USB 3.0 yang mampu melakukan transfer data cepat yakni dengan kecepatan hingga 5GB/s. Namun, hard drive ini masih mendukung USB 2.0. Dari segi penggunaan, perangkat ini cukup praktis dan berkonsep plug and play. Selain itu juga cukup aman karena dilengkapi dengan internal shock sensor atau sensor guncangan untuk mendeteksi tekanan pada perangkat fisik. Harga harddisk eksternal ini adalah Rp 900.000.

LaCie Rugged memiliki desain unik yang dilindungi oleh karet berwarna oranye terang. Tentu saja karet pelindung ini membuat harddisk lebih tahan terhadap guncangan, debu, benturan,

Jadikan hardisk internal menjadi eksternal, merubah hardisk internal menjadi eksternal, membuat hardisk internal menjadi eksternal, cara membuat hardisk internal pc menjadi eksternal, hardisk internal laptop jadi eksternal, menjadikan hardisk internal menjadi eksternal, cara merubah hardisk internal laptop menjadi eksternal, mengubah hardisk internal menjadi eksternal, hardisk internal menjadi eksternal, cara membuat hardisk internal laptop menjadi eksternal, cara membuat hardisk internal menjadi eksternal, konektor hardisk internal menjadi eksternal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *