Hewan Yang Dilindungi Di Papua – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 dan Hari Jalan Konservasi Nasional, Balai Konservasi Papua (BBKSDA) menerima transplantasi (1/7) sebanyak 46 burung dari 10 spesies. Hewan berasal dari Balai KSDA di Jawa Tengah dan Balai KSDA di Jawa Timur.
Fauna KSDA Jawa Tengah terdiri dari 4 ekor kakatua koki (Cacatua Galerita), 1 mambrook victoria (Goura victoria) dan 2 pasang burung (Casuarius casuarius). Jenis satwa dari Balai KSDA Jawa Timur antara lain 12 Kakatua Koki (Cacatua Galerita), 1 Manbrook Victoria (Goura victoria), 1 Kasuari (Casuarius casuarius), 1 Kacang Polong (Gavicalis versicolor), Pitohui selatan (Pitohui uropygialis) . ), 1 perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), 1 nuri raja papua (Aprosmicctus erythropterus), 1 nuri raja (Probosciger aterrimus), 15 ekor kesturi kepala hitam (Lorius lory) dan Bua Jagal berekor ( Cracticus cassicus).
Hewan Yang Dilindungi Di Papua
Hewan-hewan tersebut terpantau sehat saat tiba di Jayapura. Sebelum mengirim hewan ke Jayapura, BBKSDA Papua memperoleh hasil tes flu burung dan serum PCR dari Balai KSDA di Jawa Tengah dan Balai KSDA di Jawa Timur. Semua hewan dinyatakan negatif virus flu burung.
Apa Saja Hewan Endemik Yang Bisa Ditemui Di Indonesia?
Hewan-hewan yang diangkut saat ini dirawat di kandang transfer Buper Waena dan akan segera dilepasliarkan setelah dokter hewan memeriksa kesehatannya secara berkala dan menyelesaikan proses aklimatisasi dan tes PCR. Jangka waktu paling awal adalah 1 bulan setelah hewan tiba di kandang pengapalan.
Edward Sembiring, Direktur Balai KSDA, Papua, mengucapkan terima kasih kepada Direktur Balai KSDA Jawa Tengah dan Direktur Balai KSDA Jawa Timur atas upaya bersama untuk mengatur dan mengendalikan migrasi satwa liar. “Pekerjaan konservasi seperti nabi Nuh menyelamatkan hewan untuk perlindungan di masa depan. Dalam hal ini, kami bekerja untuk Tuhan. Sementara pelanggaran yang melibatkan tumbuhan dan satwa liar ini masih ada, komitmen semua pihak terus berlanjut dan mungkin akan semakin kuat di masa depan.” kata Edward.
Edward juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktur Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem dan Pelestarian Keanekaragaman Hayati atas dukungan penuh melalui program ternak nasional. “Terlalu banyak pihak yang terlibat dan mendukung proses migrasi ini untuk disebutkan semuanya. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya. Saya berharap ke depan, tindakan ilegal terhadap satwa dilindungi tidak terjadi lagi, atau setidaknya berkurang dan berlanjut .Tujuan ini Mencapai ini membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang konstan dari semua pihak, ”kata Edward.
Edward pun mengeluarkan peringatan keras kepada semua pihak: Dalam hal dampak hewan-hewan ini terhadap alam, masing-masing memainkan peran penting. Lindungi TSL Papua dan hidup selaras dengan alam. Selamatkan satwa asli Papua sebelum menjadi kenangan!”
Pilot Maskapai Di Indonesia Tersangka Penyelundupan Satwa Dilindungi
Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Satwa dan Tumbuhan yang Dilindungi, satwa migran dilindungi undang-undang kecuali Pitohui Selatan, kepodang madu Isap dan Papua. toko daging.
Darmanto, Direktur KSDA Jawa Tengah yang melacak asal-usul hewan tersebut, mengatakan tujuh hewan ex situ diserahkan dari masyarakat. “Ini bentuk pelibatan masyarakat yang bisa membantu pemerintah dalam upaya perlindungan satwa,” ujar Darmanto. “Masyarakat harus sangat berterima kasih.”
Pada saat yang sama Plt. Direktur Balai KSDA Jawa Timur Asep Sugiharta menjelaskan, 25 hewan transhipment disita aparat penegak hukum antara lain Balai Besar Pengamanan dan Hukum Lingkungan Hidup dan Hutan (BPHLHK) Jabalnusra, Polres Surabaya, Polres Sidoarjo dan Polres Bangkalan. stasiun. Polri dan Karantina Pertanian Surabaya. 14 sisanya merupakan penyerahan sukarela dari masyarakat ke Balai KSDA Jawa Timur antara tahun 2019 hingga 2021.
“Pengembalian satwa endemik ini ke Pulau Papua merupakan bagian dari upaya penyelamatan satwa oleh BBKSDA Jatim melalui penegakan hukum dan penyerahan sukarela masyarakat Jatim. Ini juga bagian dari sosialisasi dan edukasi semua pihak yang terlibat dalam pelestarian satwa liar. . , jelas Asep.
Mengenal Maskot Pon Xx Papua 2021 Dan Hasil Sementara Perolehan Medali Pon Xx Papua 2021
Perwakilan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Daerah Papua, Perwakilan Balai Karantina Pertanian Tingkat 1 Jayapura, Perwakilan Balai Karantina Pengamanan Mutu Hasil Perairan Jayapura, BPPHLHK Kabupaten Jayapura 3 Belahan Maluku Petugas dan Penyidik: Petugas Reserse Khusus Polda Papua, Perwakilan BPK Mabes Polisi Militer Angkatan Darat 17, Kepala UPT KLHK Provinsi Papua, pejabat struktur lapis 3 dan 4 di KSDA Center, Papua. (*) JAKARTA – Penyidik Pusat Penegakan Hukum (Gakkum) Kabupaten Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MEF) menetapkan AS, 50, sebagai tersangka sebagai pilot maskapai penerbangan sipil Indonesia.
AS ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis, 7 Mei 2018, atas tuduhan pengangkutan ilegal 180 ekor burung dilindungi dari Papua ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Kasus penyelundupan satwa dilindungi ini diduga terkait dengan jaringan perdagangan satwa liar antar pulau.
Menurut informasi, pengungkapan kejadian tersebut bermula dari pejabat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) DKI Jakarta yang menerima laporan kejadian tersebut dari Polisi Militer (POM) di Perdanakusuma, Halim. pangkalan udara. Ratusan burung diangkut dari Sentani Papua ke Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Pihak KSDA kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Balai Hukum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Jabalnusra.
Bukti penangkaran 180 burung saat ini disimpan dan diamankan di Pusat Penyelamatan Satwa Tegal Alur. Jenis dan jumlah burung yang dilindungi adalah sebagai berikut: 6 burung kakatua raja, 5 burung beo bernyanyi dan menari, 1 burung beo koki, 44 burung parkit paruh jingga, 10 burung beo kakatua, 8 burung beo coklat dan 16 burung cendrawasih rhubarb, cendrawasih mati 2 burung ekor dan 88 kasturi berkepala hitam. Semua hewan ini adalah satwa liar yang dilindungi.
Cifor Dukung Upaya Konservasi Burung Dan Anggrek Di Pulau Biak, Papua
Rido Sani, Direktur Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengatakan perdagangan ilegal satwa dilindungi dan perburuan liar masih menjadi ancaman bagi kekayaan hayati Indonesia, khususnya satwa eksotik. Metode kriminal terus berkembang, termasuk penggunaan pesawat dan transaksi online. Kejahatan ini terorganisir karena melibatkan banyak pihak.
Ratio Sani menjelaskan penindakan terhadap kejahatan satwa dan tumbuhan menjadi prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Selama beberapa tahun terakhir, kami telah melakukan 369 operasi, merujuk 311 kasus (P21) ke kejaksaan, dan melindungi ratusan ribu satwa liar. Untuk itu, kami berharap agar pelaku kejahatan terhadap hewan dan tumbuhan dihukum seberat-beratnya agar menimbulkan efek jera,” kata Ratio Sani dalam keterangan resmi, Jumat, 7 Mei 2020.
Sementara itu, Kepala Pusat Hukum Daerah Jabalnusra Muhammad Nur mengatakan penyidik KLHK saat ini sedang menyelidiki keterlibatan pelaku lain dalam penyelundupan Trigana Air.
“Saya yakin ada aktor lain yang terlibat selain AS. Dalam kasus ini diduga tentara Indonesia terlibat. Proses penegakan hukum terhadap oknum TNI dilakukan oleh POM AU dan POM AD,” tambah Muhammad Nur.
Bbksda Lepas Liarkan Satwa Asli Papua, Salah Satunya Landak Irian Yang Hampir Punah
Pelaku dijerat dengan pasal 40. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Perlindungan Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Pasal 21 Pasal 2 diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta. Pada Kamis, 7 Agustus (7 Agustus), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua melepasliarkan 17 satwa asli Papua. Kegiatan ini merupakan upaya bersama Pemerintah Kabupaten Mimeka, Dinas Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup Mimeka, serta berbagai Dinas Kabupaten Mimeka dan PT. Freeport Indonesia.
Hutan Kuala Kencana dipilih sebagai tempat pelepasliaran karena dianggap sebagai habitat yang cocok, kaya akan pakan alami dan bebas dari ancaman dan gangguan.
Hewan-hewan tersebut sebelumnya dirawat dan diaklimatisasi di kandang transfer hewan Mile 21 PT Freeport Indonesia, dan diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika.
Mengingat satwa yang dilepasliarkan ini endemik di Papua, maka pelepasliaran tersebut bertujuan untuk melindungi satwa liar di alam.
Daftar Jenis Burung Dilindungi
Kecuali ikan kerapu besi raksasa (Porphyrio porphyrio), semua satwa yang dilepasliarkan dilindungi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Perlindungan Satwa Liar dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan P.106/Menlhk/Setjen/KUM. P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tanggal 12 Januari 2018 tentang Jenis Hewan dan Tumbuhan yang Dilindungi, terkait Perubahan Kedua Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Tema kegiatan pelepasan dan relokasi satwa tahun 2021 adalah hidup selaras dengan alam. Kita semua diundang untuk melindungi satwa liar negara kita karena peran vital hewan-hewan ini di alam.
Sekjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengucapkan terima kasih kepada instansi pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport atas dukungannya dan menghimbau masyarakat untuk terus mendukung pelestarian satwa endemik Papua.
Habitat terbaik untuk hewan liar adalah habitatnya. Mengembangkan pengamatan burung dan wisata alam komunitas bertema satwa liar lainnya adalah pilihan terbaik untuk perlindungan satwa liar yang lebih baik dan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Road to National Conservation Day (HKAN) 2021 di TWAL Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Ekor Burung Dilindungi Kembali Kerumah, Kerja Sama Bksda Jambi, Zsl Dan Bbksda Papua Barat
Direktur BBKSDA Papua Edward Sembiring terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan sumber daya alam Papua, termasuk satwa liarnya.
Direktur Wilayah KSDA I BBKSDA Papua Irwan Efendi mengatakan, “Mari kita terus jaga kekayaan alam tanah Papua. Hewan endemik Papua harus kita selamatkan sebelum menjadi kenangan”.
Irwan menambahkan, kondisi hewan yang ditebar bersifat liar dan memenuhi syarat kesehatan baik fisik maupun laboratorium. (X-15)
Ya
Macam Macam Fauna Endemik Di Indonesia Beserta Habitatnya
Hewan yang dilindungi di indonesia, hewan yang dilindungi di sulawesi, hewan dilindungi di indonesia, poster hewan yang dilindungi, hewan yang dilindungi, contoh hewan yang dilindungi, hewan yang dilindungi di kalimantan, hewan indonesia yang dilindungi, hewan yang dilindungi pemerintah, hewan langka yang dilindungi, hewan yang dilindungi di dunia, gambar hewan yang dilindungi