Cara Kirim Kartu Pos Ke Luar Negeri – 12 Desember 2022 20:10 12 Desember 2022 20:10 Diperbarui: 12 Desember 2022 22:01 5589 29 13
Namun, bea materai lebih sering ditemukan pada perjanjian atau dokumen penjualan. Sedangkan prangko hanya bisa dikenali oleh para filatelis atau mereka yang masih menekuni hobi bertukar surat dan kartu pos.
Cara Kirim Kartu Pos Ke Luar Negeri
Saya baru berkecimpung di dunia prangko sejak mengikuti forum pertukaran kartu pos Postcrossing pada Februari 2021.
Tata Cara Paling Mudah Mengirim Surat Lewat Pos Indonesia
Selama dua tahun terakhir, saya menyadari bahwa prangko, meskipun harganya terjangkau, memiliki beberapa kelemahan.
Salah satunya adalah tidak bisa dilacak sehingga sulit mengetahui keberadaan kiriman. Selain itu, belum ada kepastian waktu kapan kiriman prangko akan tiba.
Hal ini membuat pengirim dan calon penerima bertanya-tanya dari mana asalnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga kiriman tiba. Bahkan tak jarang prangko hilang.
Sayangnya, kami tidak dapat mengeluh atau meminta bantuan petugas pos untuk menemukan kiriman tersebut, karena mereka tidak memiliki catatan rinci tentang pengiriman dan penerimaan surat bercap pos.
Cara Membuat Kartu Keluarga, Syarat, Dan Prosedurnya
Kelemahan tersebut baru saya sadari karena tarif ongkirnya yang sangat murah. Biaya kirim surat/kartu pos dalam negeri hanya Rp 3.000, dan tujuan luar negeri Rp 6.000 – 8.000.
Dari segi peraturan, tarif Layanan Pos Universal sudah lama tidak diperbarui. Meterai terakhir diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 29 Tahun 2013,
Maka wajar jika Menteri Komunikasi dan Informatika RI mengeluarkan aturan terbaru yang kini dituangkan dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 222 Tahun 2022.
Untuk tujuan luar negeri, harga saat ini berkisar Rp 5.000 – Rp 15.000 atau naik 25% -50%.
Apa Pengalamanmu Berkirim Kartu Pos Di Postcrossing?
Misalnya ongkos kirim ke Amerika yang tadinya Rp 8.000, kini menjadi Rp 10.000. Pengiriman ke Eropa yang tadinya Rp 7.000 menjadi Rp 9.000.
Peningkatan ini dinilai wajar karena biaya transportasi dan operasional posko itu sendiri akan semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
Sebelumnya Kominfo memberlakukan tarif tunggal sebesar Rp3.000 untuk kiriman pos/kantor pos di seluruh Indonesia. Kini harga prangko dibedakan berdasarkan kabupaten/kota/kelurahan.
Tarif terendah masih berlaku. Namun untuk jarak jauh, misalnya beda provinsi, apalagi beda pulau, tarif ongkos kirim bisa melebihi ongkos kirim ke luar negeri.
Cara Mengirim Barang Ke Luar Negeri Lewat Kantor Pos
Misalnya Jakarta – Makassar dengan jarak 1.397 KM dikenakan biaya Rp 20.500, sedangkan Jakarta – New York dengan jarak 16.177 KM hanya dikenakan biaya Rp 10.000.
Dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 222 Tahun 2022, tarif dalam negeri bahkan paling tinggi mencapai Rp 101.000,- yakni untuk kirim kartu dari Kepulauan Seribu ke Kota Mulia di Papua.
Dilansir dari situs Pos Malaysia, tarif umum prangko Malaysia adalah RM 0,30 atau Rp 1.000 untuk tujuan dalam negeri dan RM 0,90 atau Rp 3.000 untuk tujuan luar negeri.
Sedangkan di Singapura, pada laman Singaporepost Shipping Guide, tarif ongkos kirim dalam negeri hanya dipatok sebesar SGD 0,30 atau Rp 3.500 dan untuk luar negeri SGD 0,70 -1,4 atau Rp 8.000 – Rp 16.000.
Berkirim Kartu Pos Ke Luar Negeri Dari Jepang
Lalu ada Filipina di situs Philippines Post yang mengenakan tarif PHP 16-21 atau Rp 4.500 – Rp 6.000 untuk kiriman dalam negeri.
Sedangkan Jepang di JapanPost.jp mencantumkan JPY 63 atau Rp 7.200 untuk harga domestik tunggal dan JPY 60-85 atau Rp 10.000 untuk pengiriman internasional.
Dari data di atas dapat disimpulkan bahwa harga prangko Indonesia khususnya untuk tujuan dalam negeri cukup mahal.
Selain itu, prangko memiliki banyak kelemahan, seperti waktu pengiriman yang tidak pasti dan risiko kehilangan karena fitur yang hilang
Cara Kirim Barang Ke Luar Negeri, Lengkap Dengan Biayanya
Saya berharap pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat segera meninjau kembali bea materai tersebut. Agar para pecinta dan penggila kartu pos tidak gigit jari dan lari mencari hobi lain. Postcrossing adalah proyek online yang memudahkan anggotanya mengirim dan menerima kartu pos secara acak dan dari seluruh dunia. Jadi anggota mendapatkan alamat secara online dan kemudian harus mengirimkan kartu pos ke alamat tersebut. Sebaliknya, ia juga akan menerima kartu pos dari pengirim lain. Acak dan… penuh kejutan, karena sebelum kartu pos sampai ke penerimanya, dia tidak tahu di mana menemukan kartu pos tersebut. Tetap mengejutkan! Anggota situs postcrossing.com disebut postcrossing, saya seorang postcrosser yang bergabung beberapa bulan yang lalu 🙂
Saya menemukan bahwa komunitas online yang menarik ini didasarkan pada informasi dari Ms. Martha Octavia, salah satu narasumber pada workshop yang saya terima saat magang di Tim Media Fisipol pada tahun 2016. Ibu Martha yang pernah mengikuti Postcrossing bercerita tentang serunya menjadi postcrossing. Terima kasih, Nona Martha. Saat itu saya tertarik untuk bergabung, namun ketika saya browsing artikel saya menemukan cerita betapa mahalnya mengirim kartu pos ke luar negeri, sehingga saya memutuskan untuk tidak bergabung. Namun suatu hari, ketika saya sangat gembira menerima kartu pos dari Jerman, saya ingin berpartisipasi dalam proyek online yang didirikan oleh seorang warga negara Portugis bernama Tuan Paulo Magalhaes. Setelah saya masuk, mengirim kartu pos dan bertanya keliling kantor pos, ternyata menjadi tukang pos itu tidak mahal. Apakah Anda juga tertarik untuk mengikuti Postcrossing? Disini saya akan menulis tentang Postcrossing dalam bentuk subtitle dan deskripsi, silahkan disimak 🙂
Bergabunglah dengan Postcrossing Hahaha… mungkin anda sudah mengetahui jawaban dari pertanyaan ini, yaitu dengan mendaftar melalui website postcrossing.com. Ya, tapi ikuti petunjuk di sana. Setelah registrasi, kita bisa mengisi profil singkat yang biasanya diisi dengan nama kita, hobi kita, dan menyebutkan kartu pos seperti apa yang kita inginkan, misalnya kita ingin kartu pos bergambar makanan tradisional, bangunan ikonik, pemandangan, dll. (semuanya harus dalam bahasa Inggris ya). Informasi ini akan memudahkan pengirim dalam memilihkan kartu pos untuk kita nantinya. Jadi pada tahap awal ini kita juga akan diminta untuk menyetorkan alamat, namun jangan khawatir Postcrossing tidak akan menampilkan alamat kita di profil kita, hanya pengirim yang dapat melihat alamat kita setelah “diberikan” oleh Postcrossing. Kita juga bisa membaca FAQ di website untuk mengetahui lebih banyak tentang Postcrossing hehe. Oya, tahap awal ini lihat saja websitenya hehe.
Mendapatkan alamat pengiriman Langkah selanjutnya adalah mengirim kartu pos. Oleh karena itu, kami hanya menerima kartu pos setelah mengirimkan kartu pos. Cari dan klik “Kirim kartu pos” di situs web, setelah itu Anda akan menemukan alamat dan profil orang yang menerima kartu pos tersebut. Silakan klik profilnya dan cari tahu apa hobinya atau kartu pos favoritnya. Biasanya para member mengatakan bahwa mereka mendapat berbagai macam kartu pos, namun akan lebih bahagia lagi jika kita bisa membahagiakannya dengan memberinya kartu pos spesial yang menurutnya dia sukai, bukan?
Pengiriman Dengan Japan Post Bank Card
Selain menerima alamat melalui website, Postcrossing juga mengirimkan alamat melalui email, alamat tersebut dapat dicetak walaupun kami khawatir tulisan tangan kami tidak terbaca. Alamat yang kami terima benar-benar acak, kami mungkin diminta mengirim kartu pos ke Jerman, Amerika, Cina, dll. Menyenangkan, bukan? Bersikap baik kepada orang acak yang memiliki hobi yang sama dengan kita 🙂
Identifikasi kartu pos (ID) Selain menerima alamat ketika kita mengklik “Kirim kartu pos”, kita juga menerima nomor identifikasi yang harus kita cantumkan pada kartu pos yang kita inginkan. Nomor ID akan dikirimkan melalui email beserta alamat penerima. Nomor identifikasi diawali dengan dua huruf kode negara (ID, DE, JP, KR, dll.) dan diikuti dengan nomor seri. Pastikan tulisannya jelas dan tulislah satu kali saja, tulis dua kali di dua tempat yang berbeda, sehingga jika salah satu tulisan tanda pengenalnya tidak terbaca atau rusak, masih ada tulisan lainnya. ID ini sangat penting untuk mendaftarkan kartu pos kita.
Membeli kartu pos Jadi di mana Anda bisa membeli kartu pos? Saya membelinya secara online dari toko online di Instagram dengan harga berkisar antara Rp 3.500,00-Rp 5.000,00, namun tentunya harus menambah ongkos kirim. Jika ingin membeli di toko juga tersedia Toko Buku Togama dan Periplus (Malioboro Mall) Jogja. Kedua tempat ini menjual satu kartu pos seharga Rp 5.000,00. Pernahkah Anda melihat kartu pos di toko lain? Mungkin bisa share di kolom komentar 🙂 Maaf saya hanya membahas tentang Jogja karena saya tinggal di Jogja dan sekitarnya heheh.
Menulis di kartu pos Sebenarnya ini sudah ada di FAQ Postcrossing, tapi untuk lebih mudahnya saya tulis disini, tidak apa-apa. Pastikan sejak awal agar pulpen yang Anda gunakan tidak mudah luntur dan tidak luntur jika bergesekan dengan tangan atau benda lain. Kalau pakai Pilot Pen biasa aman hehehe. Jadi yang harus kita tulis di kartu pos itu adalah pesan kepada penerimanya. Bisa bercerita tentang hobi atau aktivitas kita sehari-hari, bisa menceritakan hal-hal unik tentang Indonesia, quotes, kata mutiara dan sejenisnya. Pastikan tidak terlalu private dan tidak mengandung SARA! Tulislah sebanyak mungkin dalam huruf Romawi dan bahasa Inggris. Menurut saya, pesan ini penting karena pesan kejutan yang ditulis dengannya pasti ditunggu-tunggu oleh penerimanya selain kartu pos. Mungkin sedikit pesan dari kami bisa membuat hari penerimanya 🙂 Ceritakan saja, saya pernah menerima kartu pos dari Thailand yang tidak ada tulisan apa pun kecuali kartu pos, alamat dan tentu saja stempel dengan huruf Thailand di atasnya. Saya tidak mengerti. Sangat sedih 🙁
Kartu Pos/ Postcards
Selain pesan tentunya wajib menuliskan ID kartu pos dan menuliskan alamat dengan jelas. Juga jangan membubuhkan stempel 🙂 Oh iya, kita juga bisa mengupload bagian depan kartu pos yang kita kirim agar gambarnya terdokumentasi di situs Postcrossing. Nanti si penerima atau bahkan member lain bisa melihat gambar ini dan bisa “memfavoritkan” kartu pos kita jika tertarik, seru bukan?
Membeli prangko dan mengirim kartu pos Setelah kami mendapatkan alamatnya,
Kirim paket ke luar negeri via pos, pos indonesia kirim ke luar negeri, kirim pos ke luar negeri, kirim paket ke luar negeri pos indonesia, ongkos kirim pos ke luar negeri, pos kirim luar negeri, pos indonesia bisa kirim ke luar negeri, kirim surat ke luar negeri pos indonesia, biaya kirim kartu pos ke luar negeri, kirim kartu pos ke luar negeri, kirim dokumen ke luar negeri via pos indonesia, cara kirim paket ke luar negeri lewat pos