Tiket Pesawat Dari Palembang Ke Bangka Belitung – Perjalanan saya ke Belitong dimulai dari palembang. Alat transportasi yang saya gunakan saat itu adalah kapal laut atau disana disebut jet boat. Tidak ada sistem online untuk pemesanan tiketnya sendiri. Kami membeli tiket di sana dan berangkat, jadi tidak ada sistem pembelian tiket terlebih dahulu. Padahal, saat itu saya memilih kapal feri dibandingkan jet boat. kenapa feri? Ya, feri lebih murah dari Jetpoil. Harga 80 ribu termasuk biaya damri. Dari kota palembang kita harus naik damri terlebih dahulu menuju pelabuhan penyeberangan tanjung persiapan-api yang berjarak 2 jam perjalanan. Saya kira jadwal keberangkatan kapal feri di malam hari, jadi saya tidak terlalu sibuk untuk naik jet boat dari Bangka ke Belitong. karena jet poil ke Belitong hanya berangkat satu kali yaitu pada pukul 13.00. tapi aku salah. Menurut informasi yang saya dapatkan langsung dari loket bus Damri, bus terakhir berangkat dari Palembang pada pukul 13.00. Saya sedikit kecewa, tapi apa yang bisa saya katakan?
Jadi saya langsung beralih dengan jetpoil ke plan B. untuk jetpoil kita berangkat dari pelabuhan bom baru tidak jauh dari kota, sekitar 1/2 jam dengan sepeda motor. Jetpoil berangkat jam 7 pagi setiap harinya, jadi Anda harus datang pagi-pagi untuk membeli tiket di Palabuhan Bom Baru. Harga tiket bervariasi tergantung kelas yang kita pilih. Saya pilih kelas ekonomi yang biayanya 230 ribu, 3x lipat dari harga kapal feri. banget juga :(. Jangan lupa beli juga ongkos bus wisatanya. Bus wisata ini akan mengantarkan kita ke pelabuhan Batang Balam. Pelabuhan Batang Balam adalah pelabuhan di Bangka tempat kita naik jet poil ke Belitong. Harga tiket bus adalah 80 ribu , jadi total tiket saya ke Bangka saja sekitar 310 ribu rupiah.
Tiket Pesawat Dari Palembang Ke Bangka Belitung
Setiap kapal yang menuju Belitong harus melalui Bangka terlebih dahulu, makanya perjalanan saya memakan waktu 11 jam dan dijuluki nyonya kapal oleh teman-teman saya di Belitung. Perjalanan dari Palembang – Bangka memakan waktu sekitar 3 jam. 2 jam melalui sungai Musi dan 1 jam lagi melalui Laut Bangka. Di kapal saya banyak menjumpai cerita-cerita menarik, dimulai dari pertanyaan mau kemana? dengan siapa? (Mereka sedikit terkejut karena saya baru saja berjalan kaki dari Medan). Kemudian saya juga mendengarkan seorang ayah yang mempercayai saya. dan yang lebih lucunya lagi adalah seorang ibu yang terlihat sangat gembira mengatakan bahwa suaminya telah meninggal. dia tidak bilang suaminya sudah mati tapi suaminya sudah mati…mati. 😀 (memberi isyarat dengan nada agak kasar sambil mematuk rokoknya). Yang saya hargai adalah dia berusia sekitar 5 tahun. Dia telah melakukan perjalanan cukup jauh, meninggalkan negara itu sendirian. Mungkin itu sebabnya dia ingin ngobrol denganku karena kami punya hobi yang sama yaitu jalan-jalan. Dia pun menceritakan semua tentang keluarganya lalu menawariku rokok, namun dengan hati-hati aku menolaknya karena aku bukan perokok. Hobi memang bagus guys, tapi bukan untuk gaya hidup 😀 (dan semoga kedepannya aku tidak seperti ibu yang bahagia saat suamiku meninggal di pangkuan Tuhan, aamiinn 🙂 )
Guna Meningkatkan Perekonomian Daerah, Gubernur Lakukan Audiensi Dengan Kepala Kantor Ojk Sumbagsel
3 jam berlalu dan akhirnya tiba. Tepat pukul 10 kami sampai di pelabuhan Muntok, Bangka. Perjuangan saya tidak berhenti sampai di situ. Aku segera mencari bus yang sudah aku pesan tiketnya. Tidak sulit untuk menemukannya, karena kita hanya perlu melihat apa nama tripnya. Jika bingung, tanyakan saja pada orang disana dan mereka pasti akan menunjukkan bus wisata kami.
Saya kemudian mendapat tempat duduk di depan dan pengemudinya cukup ramah. Bukan hanya saya saja yang duduk di depan, ada lagi kakak laki-laki asal Belitong namun saya tidak tahu namanya karena lupa bertemu dengannya. padahal kami ngobrol selama 3 jam di bus. Sang kakak dan sopir menceritakan situasi di Belitong. Mereka bilang aman bagi pelancong wanita untuk bepergian sendirian. orang-orang di sana baik dan saya percaya mereka. kenapa aku percaya? karena lebih dari 3 orang pernah mengatakan hal yang sama kepadaku, makanya aku berani pergi sendiri.
Perjalanan dari Pelabuhan Muntok menuju Pelabuhan Batang Balam memakan waktu sekitar 3 jam. Sopir mengatakan bahwa kami masih terburu-buru, tetapi kami akan tiba di pelabuhan Batang Balam tepat waktu. Sopir melanjutkan perjalanan tanpa henti dan kami tiba tepat waktu. terima kasih supir :D.
Semua orang di dalam bus tujuan Belitong langsung menuju loket untuk membeli tiket Jetpoil. dan ternyata tiket penonton sudah habis terjual. dari kelas VIP hingga kelas ekonomi. Satu-satunya kursi yang ditawarkan hanyalah sisa. Mau tidak mau, mau tidak mau harus ambil tiketnya karena hanya itu kapal yang berangkat. Saya kemudian meminta bantuan kepada saudara laki-laki saya yang duduk bersama saya di dalam bus, untuk memesan tiket harus mencantumkan nama penumpangnya. BTW dia tahu namaku hahaha…. mungkin karena aku sering menyebut namaku sendiri di dalam bus. jadi ya seperti itu :D.
Palembang Bangka 3d2n
Meski mendapat sisa kursi, namun harga tiketnya cukup mahal, sekitar 200 ribu. Perjalanan memakan waktu 5 jam dan kapal berangkat sedikit setelah pukul 13:00. Nama kapalnya adalah Bahari Express.
Selama di kapal keadaannya biasa saja dan ramai tentunya karena bertepatan dengan tanggal merah ditambah lagi long weekend sehingga banyak orang yang ke belitung baik itu orang pulang kampung maupun berlibur. Merokok tidak diperbolehkan saat berada di atas kapal. karena menurut cerita yang saya dengar sekitar 1 atau 2 tahun yang lalu kapal tersebut terbakar. Makanya ada 2 versi. Yang pertama disebabkan oleh generator. Yang kedua disebabkan oleh penumpang yang merokok dan membuang puntung rokok sembarangan. (Ya ampun, berhentilah menghisap racun itu).
Tanpa kusadari, aku sampai di pelabuhan Tanjung Pandan Belitung 5 jam kemudian… yay… dan rasanya aku sudah lepas dari kunciku. rasanya campur aduk. capek, senang, dan lapar… pokoknya begitulah. (coba bayangkan).
Banyak hikmah yang saya dapat selama perjalanan Palembang-Bangka-Belitong. Menurut data pribadi saya, biaya menuju Belitong dengan kapal laut hampir sama dengan pesawat. tapi itu tergantung kita masing-masing. Saya tidak pernah menyesal memilih transportasi laut sebagai penghubung perjalanan saya menuju tanah impian saya. Banyak cerita unik yang saya lihat dan rasakan. Mengenal berbagai tipe orang di muka bumi ini sungguh menakjubkan. Saya sekarang juga mempunyai julukan putri duyung. Semoga tulisan saya dapat bermanfaat bagi teman-teman yang ingin menjelajah sungai-darat-laut hingga ke daratan penuh mimpi, Belitong…tentara pelangi…. Pada bulan April 2011, setelah berwisata di palembang, teman-teman dan Perjalanan ke Pulau Bangka saya lanjutkan dengan menggunakan Jetfoil (semacam kapal) untuk kemudian melanjutkan ke Pulau Belitung karena tidak mempunyai tiket pesawat. Kami naik jetfoil dari Pelabuhan Boombaru di Palembang ke Muntok (atau Mentok di Google Maps).
Asar Travel Bakal Beri Diskon Hingga Rp1 Juta
Ternyata banyak juga penumpang lain yang ingin menaiki jetfoil yang kami tunggu-tunggu. Untung saja sudah ada nomor kursinya, jadi kami tidak perlu berebut. Kondisi di dalam jetfoil sama dengan di dalam bus AC.
Saat menyentuh Pulau Bangka, keindahan pantai berpasir putih mulai terlihat. Saya heboh dan mengabadikannya dalam beberapa foto. Kami tiba di Muntok! Perjalanan ini saya ikuti bersama Aca dan Rio, teman kuliah saya di Asesor D3 PBB STAN. Kami bertiga sudah berduaan di Pulau Jawa hingga Sumatera. Jadi kami sangat senang ketika mendapat kesempatan mengunjungi pulau lain di Sumatera. Waktu tempuh dari Boombaru ke Muntok sekitar 3 jam.
Muntok terletak jauh dari ibu kota provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Pangkal Pinang. Kami harus menempuh perjalanan tiga jam lagi untuk sampai ke Pangkal Pinang. Perjalanan ini sebenarnya sangat sulit. Namun pada saat itu, jiwa muda kami tidak terlalu memikirkan kelelahan dan hanya melakukan apa saja. Di Muntok kami memesan mobil Elf yang akan membawa kami ke Pangkal Pinang. Di perjalanan singkat dari Jetfoil ke Elf, baru sadar kalau Pulau Bangka panas banget gan!
Matahari di Pulau Bangka sangat terik. Rasanya pulau ini lebih panas dibandingkan Kota Padang. Dalam perjalanan saya melihat rumah-rumah tradisional Melayu. Banyak perkebunan kelapa sawit yang diselingi dengan pemukiman penduduk. Saya juga mengamati aktivitas orang-orang di pinggir jalan. Seru sekali melihat daerah lain, melihat adat istiadat lain.
Tiket Pesawat Jakarta Bangka Harga Promo Terbaru
Sesampainya di Pangkal Pinang, ternyata kami belum sempat singgah. Kami segera dibawa ke Pelabuhan Pangkal Balam untuk melanjutkan perjalanan menuju Belitung. Saat kami tiba, jetfoilnya sudah hilang. Tidak ada waktu untuk menikmati Pulau Bangka dan tidak ada waktu untuk bersantai bagi saya, Rio dan Acha. Kita semua harus kembali menikmati waktu kita di tengah lautan, di dalam jetfoil. Perjalanan kami dari Pangkal Balam ke Belitung memakan waktu 5 jam. Untungnya banyak pemandangan yang memanjakan mata. Pemandangan di sekitar kami adalah laut biru.
Jetfoil dari Pangkal Balam ke Belitung dingin sekali. Aku demam. Rasanya seperti akan membeku. Sepulang dari Belitung dengan jetfoil yang sama (tapi saya duduk di dek, lebih baik kepanasan daripada kedinginan saat diare), kami berkesempatan singgah sebentar di Pulau Bangka sebelum menuju bandara. Aku, Rio, dan Acha kembali ke Jakarta dengan pesawat. Tentu saja pesawatku baru saja transfer di Jakarta. Kami kurang beruntung karena pesawat kami tertunda 5 jam. Apa lagi penyebabnya kalau bukan karena Lion Airlines. Ha ha.
Waktu di Bangka saya diajak makan Mie Koba. Katanya, mie tersebut merupakan makanan khas daerah tersebut. Disajikan dengan telur. Mienya dibuat sendiri oleh pemilik toko. Rasanya manis. Saya lupa memotret mie koba karena terburu-buru memakan semuanya.
Kami dibawa berkeliling Pulau Bangka selama satu jam. Tidak banyak orang di Bangka atau Belitung. Tapi itu adalah alam
Road Trip Jakarta Ke Palembang Dengan Bus Epa Star
Harga tiket pesawat bangka belitung, pesawat bangka belitung, tiket pesawat murah jakarta bangka belitung, harga tiket pesawat citilink jakarta bangka belitung, tiket pesawat ke bangka belitung, dari palembang ke bangka belitung, pesawat ke bangka belitung, tiket pesawat palembang bangka belitung, harga tiket pesawat dari palembang ke bangka belitung, tiket pesawat dari jakarta ke bangka belitung, tiket pesawat dari bangka ke belitung, ke bangka belitung naik pesawat